Close Menu
    Terbaru

    Pengacara Surabaya Toni Tamatompol Bantah Tuduhan Pemukulan Brutal”

    7 Mei 2026

    Polisi Sahabat Anak : Polresta Sidoarjo Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini*

    7 Mei 2026

    Ngeriiii”Korban Penganiayaan Oknum Polisi Aipda Slamet Hutoyo Bertambah 4 Korban Lagi ,Orang Tua Korban Berharap Pelaku Di Pecat Dari Polisi

    7 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tiga Pilar PosTiga Pilar Pos
    Button
    • HOME
    • HEADLINE

      Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

      18 Maret 2026

      Oknum Ketua “Recehan” salah satu Organisasi, jadi backing Kepala Sekolah yang di duga bermasalah

      16 Maret 2026

      Laskar Jenggolo Hujani Kantor Dewan dengan Ucapan Duka Cita, Protes Keras Mandulnya Fungsi Legislatif

      9 Maret 2026

      Sengketa Rumah Donokerto Surabaya, Advokat Peradin Raih Kemenangan Pidana dan Perdata

      9 Maret 2026

      Pria Idaman Wanita Berkumis Tebal, Lounchingkan Goreng Tahu Terbang Bersama Helikopter

      8 Maret 2026
    • POLITIK
    • PEMERINTAH
    • HUKUM
    • CEK FAKTA
      • SOSIAL
      • BENCANA ALAM
      • KRIMINAL
    • ENTERTAIMENT
      • BISNIS
      • EKONOMI
      • TEKNOLOGI
      • SPORTS
      • HIBURAN
    Tiga Pilar PosTiga Pilar Pos
    Beranda » Kecewa Penanganan Kasus Pengeroyokan, Ketua BRN Jatim Akan Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan
    KRIMINAL

    Kecewa Penanganan Kasus Pengeroyokan, Ketua BRN Jatim Akan Kirim Karangan Bunga ke Polres Pasuruan

    Hermansyah RasyidBy Hermansyah Rasyid31 Januari 2026Tidak ada komentar19 Views
    WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Reddit Tumblr Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest

    Media onlaine pilarpos, id 

    PASURUAN – Pelapor kasus dugaan pengeroyokan, Yosia Calvin Pangalela, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan yang dinilai lamban dalam menangani perkara yang dilaporkannya. Hingga lebih dari satu bulan sejak laporan dibuat, penyidik belum menetapkan satu pun tersangka.

    Yosia Calvin Pangalela, yang tercatat sebagai Ketua Buser Rentcar Nasional (BRN) Jawa Timur, melalui salah satu kuasa hukumnya Dodik Firmansyah, menyampaikan bahwa laporan dugaan pengeroyokan tersebut telah resmi terdaftar di Polres Pasuruan dengan nomor LP/B/103/XII/2025/SPKT/Polres Pasuruan/Polda Jawa Timur, tertanggal 24 Desember 2025.

    Namun hingga akhir Januari 2026, kata Dodik, belum ada penetapan tersangka meskipun pihak pelapor telah menyerahkan sejumlah alat bukti, termasuk rekaman video pengeroyokan dan bukti pendukung lainnya.

    “Kami berharap Satreskrim Polres Pasuruan segera menuntaskan perkara ini demi tegaknya keadilan bagi para korban. Korbannya tidak hanya satu orang, melainkan beberapa anggota BRN, bahkan sejumlah kendaraan juga mengalami kerusakan,” tegas Dodik Firmansyah saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (30/1/2026).

    Ia menambahkan, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan tegas, tanpa pandang bulu, meskipun para terduga pelaku disebut-sebut berasal dari oknum organisasi masyarakat (Ormas) Sakera.

    Dodik juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi terakhir yang diterima kliennya saat mendatangi Satreskrim Polres Pasuruan pada 30 Desember 2025, perkara tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan dan direncanakan akan dilakukan gelar perkara. Namun hingga kini, gelar perkara tersebut belum terlaksana.

    “Faktanya, para terlapor yakni Komarudin dan kawan-kawan masih bebas. Kami khawatir apabila tidak segera ditetapkan sebagai tersangka, mereka dapat melarikan diri,” ujarnya.

    Sebagai bentuk kekecewaan, Dodik menyebut Buser Rentcar Nasional (BRN) yang memiliki sekitar 2.000 anggota pengusaha rental mobil berencana mengirim karangan bunga ke Polres Pasuruan sebagai simbol protes atas lambannya penanganan perkara. Pengiriman tersebut direncanakan pada pekan depan.

    Tanggapan Kepolisian

    Saat dikonfirmasi, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono meminta agar wartawan berkoordinasi langsung dengan Kasat Reskrim Polres Pasuruan untuk memperoleh informasi teknis terkait perkembangan kasus.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah menyatakan bahwa laporan atas nama Yosia Calvin Pangalela tetap diproses. Namun untuk informasi detail mengenai penetapan tersangka, pihaknya mengarahkan agar menghubungi Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan.

    Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Dava Saffa Sava Pradana, mengatakan bahwa perkara tersebut masih berada dalam tahap penyidikan.

    “Perkara masih dalam proses sidik. Selanjutnya akan kami gelarkan untuk penetapan tersangka sesuai hasil lidik dan sidik,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

    Kronologi Kejadian

    Kasus dugaan pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin, 22 Desember 2025 sekitar pukul 01.00 WIB, di Dusun Babatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

    Peristiwa bermula saat Yosia Calvin Pangalela bersama sejumlah anggota BRN berupaya mengambil satu unit Toyota Innova Reborn milik anggota BRN, H Faisol, yang disewa oleh Kiki, warga Rungkut, Surabaya, sejak 16 Desember 2025.

    Setelah masa sewa berakhir, kendaraan tidak dikembalikan. Pelacakan melalui GPS menunjukkan mobil berada di wilayah Pasuruan. Saat ditemukan, kendaraan tersebut diketahui telah berganti pelat nomor dan stiker BRN ditutupi.

    Mobil kemudian dihentikan di tepi jalan Dusun Babatan dan diketahui dikemudikan oleh Ali Ahmad seorang diri. Saat diminta keluar, Ali Ahmad justru meminta bantuan dan membuang kunci mobil ke area persawahan. Tak lama kemudian, sejumlah massa yang diduga berasal dari oknum Ormas Sakera datang dan melakukan pengeroyokan terhadap anggota BRN serta merusak kendaraan milik korban.

    Akibat kejadian tersebut, beberapa anggota BRN mengalami luka-luka. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres Pasuruan dan kini ditangani oleh Satreskrim Polres Pasuruan dengan terlapor Komarudin dan kawan-kawan

    (Red) limbat

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Email
    Hermansyah Rasyid

    Pos Terkait

    Keluarga Korban Ledakan Gas LPG 3 Kg Diduga Oplosan Resmi Lapor Polisi

    6 Mei 2026

    Sabung Ayam dan Dadu di Desa Serangan Bikin Resah ,,

    2 Mei 2026

    Janggal! Korban Diperiksa Berulang, Terduga Pelaku Tak Tersentuh di Kabupaten Sampang

    1 Mei 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Posting Terbaru

    Diduga Bawa Lari Seorang Ibu dan Dua Anak, Pria Asal Lumajang Dilaporkan Keluarga Korban

    4 Desember 2025143

    Oknum Ketua “Recehan” salah satu Organisasi, jadi backing Kepala Sekolah yang di duga bermasalah

    16 Maret 202697

    DIDUGA , Praktek Tidak Kantongi Izin Resmi

    8 Desember 202592

    Diduga Memberatkan, Pungutan SMPN 6 Ponorogo Buat Wali Murid Berderet Memohon Keringanan

    23 November 202584

    Ngeyel di Tengah Larangan, Dugaan Pengiriman Rokok Ilegal di Madura Seret Nama Jaringan Ekspedisi Besar

    11 April 202683

    Tergugat Sampaikan Kesimpulan, Bongkar Fakta Berat di Persidangan*

    16 November 202582
    Headline
    CEK FAKTA

    Pengacara Surabaya Toni Tamatompol Bantah Tuduhan Pemukulan Brutal”

    By Hermansyah Rasyid7 Mei 20262

    Media onlaine 3pilarpos,id Mitra polri SURABAYA – Toni Tamatompol, seorang Advokat di Kota Surabaya, membantah…

    Polisi Sahabat Anak : Polresta Sidoarjo Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini*

    7 Mei 2026

    Ngeriiii”Korban Penganiayaan Oknum Polisi Aipda Slamet Hutoyo Bertambah 4 Korban Lagi ,Orang Tua Korban Berharap Pelaku Di Pecat Dari Polisi

    7 Mei 2026

    Sterilisasi: Langkah Nyata Menuju Kesejahteraan Hewan dan Kendali Populasi

    7 Mei 2026

    Beri Arahan Internal, Kapolres Pasuruan Minta Penyidik Jaga Integritas dan Patuhi SOP

    7 Mei 2026

    Kunker ke Polsek Pandaan, Kapolres Pasuruan Soroti Maraknya Balap Liar

    6 Mei 2026
    Tentang Tiga Pilar Pos
    Tentang Tiga Pilar Pos

    Pilar Informasi Terpercaya Anda, Menopang Kebenaran, Mengungkap Fakta.

    REDAKSI

    Email kami:
    inkaayusuhartini@gmail.com
    hermansyahrasyid4@gmail.com

    Contact:
    0895632190642
    085658622133

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita Pilihan

    Pengacara Surabaya Toni Tamatompol Bantah Tuduhan Pemukulan Brutal”

    7 Mei 2026

    Polisi Sahabat Anak : Polresta Sidoarjo Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini*

    7 Mei 2026

    Ngeriiii”Korban Penganiayaan Oknum Polisi Aipda Slamet Hutoyo Bertambah 4 Korban Lagi ,Orang Tua Korban Berharap Pelaku Di Pecat Dari Polisi

    7 Mei 2026
    Paling Populer

    Diduga Bawa Lari Seorang Ibu dan Dua Anak, Pria Asal Lumajang Dilaporkan Keluarga Korban

    4 Desember 2025143

    Oknum Ketua “Recehan” salah satu Organisasi, jadi backing Kepala Sekolah yang di duga bermasalah

    16 Maret 202697

    DIDUGA , Praktek Tidak Kantongi Izin Resmi

    8 Desember 202592
    © 2026 Tiga Pilar Pos. Designed by Dona.
    • HOME
    • POLITIK
    • HEADLINE
    • CEK FAKTA
    • PEMERINTAH

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.