Media onlaine 3pilarpos,id
Mitra polri
Pasuruan – Kesadaran pemilik hewan peliharaan terhadap prosedur sterilisasi, baik kebiri (*orchiectomy*) pada jantan maupun *ovariohisterektomi* (OH) pada betina, kini semakin meningkat. Bukan sekadar tren, langkah medis ini terbukti menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jangka panjang hewan sekaligus menekan angka kelebihan populasi di lingkungan perkotaan maupun peternakan.
8 5 2026.
Secara teknis, sterilisasi adalah tindakan bedah untuk mengangkat organ reproduksi hewan. Meski terdengar menakutkan bagi sebagian pemilik, manfaat yang ditawarkan jauh melampaui kekhawatiran tersebut. Berikut adalah beberapa kegunaan utama dari prosedur ini:
Langkah ini adalah cara paling manusiawi untuk mencegah perkembangbiakan yang tidak diinginkan. Dengan sterilisasi, risiko lahirnya anakan hewan yang tidak terurus (terlantar) dapat ditekan secara signifikan.
Hewan yang telah disteril cenderung memiliki perilaku yang lebih stabil. Prosedur ini efektif mengurangi sifat agresif dan menghilangkan kegelisahan akibat masa birahi. Hasilnya, hewan menjadi lebih tenang, lebih betah di rumah, dan jauh lebih mudah dikelola oleh pemiliknya.
Sterilisasi merupakan tindakan preventif terhadap berbagai penyakit mematikan. Pada hewan betina, *ovariohisterektomi* mencegah infeksi rahim (pyometra) dan tumor kelenjar susu. Sementara pada jantan, kebiri menghilangkan risiko kanker testis dan masalah prostat.
Data menunjukkan bahwa hewan yang disterilisasi memiliki harapan hidup yang lebih panjang. Dengan risiko penyakit yang lebih rendah dan berkurangnya keinginan untuk “kawin liar” di luar rumah (yang sering memicu kecelakaan atau perkelahian), kesehatan mereka menjadi lebih terjamin.
Tidak hanya bagi anjing dan kucing peliharaan, sterilisasi juga memegang peranan penting pada jenis ternak tertentu untuk menjaga kualitas genetik dan mencegah perkawinan silang yang tidak terkontrol di alam liar. Hal ini memastikan bahwa populasi yang ada tetap sehat dan produktif sesuai dengan manajemen peternakan yang baik.
Sterilisasi bukan hanya soal menghentikan reproduksi, melainkan sebuah investasi kesehatan. Dengan membantu pengendalian populasi, memperbaiki perilaku, dan menjaga kesehatan dari berbagai penyakit kronis, sterilisasi menjadi bentuk tanggung jawab tertinggi seorang pemilik terhadap hewan kesayangannya.
Red. Redaksi

