Close Menu
    Terbaru

    Pantau Arus Mudik, Kapolres Pasuruan Tekankan Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis

    20 Maret 2026

    Kepala Desa Tambak Rejo H Sutrisno Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Idhul Fitri 1447H 2026

    18 Maret 2026

    Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

    18 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Tiga Pilar PosTiga Pilar Pos
    Button
    • HOME
    • HEADLINE

      Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

      18 Maret 2026

      Oknum Ketua “Recehan” salah satu Organisasi, jadi backing Kepala Sekolah yang di duga bermasalah

      16 Maret 2026

      Laskar Jenggolo Hujani Kantor Dewan dengan Ucapan Duka Cita, Protes Keras Mandulnya Fungsi Legislatif

      9 Maret 2026

      Sengketa Rumah Donokerto Surabaya, Advokat Peradin Raih Kemenangan Pidana dan Perdata

      9 Maret 2026

      Pria Idaman Wanita Berkumis Tebal, Lounchingkan Goreng Tahu Terbang Bersama Helikopter

      8 Maret 2026
    • POLITIK
    • PEMERINTAH
    • HUKUM
    • CEK FAKTA
      • SOSIAL
      • BENCANA ALAM
      • KRIMINAL
    • ENTERTAIMENT
      • BISNIS
      • EKONOMI
      • TEKNOLOGI
      • SPORTS
      • HIBURAN
    Tiga Pilar PosTiga Pilar Pos
    Beranda » Ribuan Massa LIRA & Madas Geruduk Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Mafia Hibah Dibongkar!
    CEK FAKTA

    Ribuan Massa LIRA & Madas Geruduk Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Mafia Hibah Dibongkar!

    Hermansyah RasyidBy Hermansyah Rasyid13 Februari 2026Tidak ada komentar68 Views
    WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Reddit Tumblr Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Pinterest

    Media onlaine pilarpos, id

    SURABAYA (12/02/2026) – Atmosfer di depan Kantor Gubernur Jawa Timur hari ini pecah. Ratusan massa yang tergabung dalam LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Madas Nusantara dari berbagai kabupaten se-Jawa Timur tumpah ruah memadati Jalan Pahlawan. Di bawah kibaran bendera organisasi, satu narasi besar digemakan: “Jawa Timur Darurat Korupsi!”

    Aksi damai ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah luapan kegelisahan rakyat atas dugaan gurita korupsi dana hibah yang dinilai telah mendarah daging di bumi Jawa Timur.

    Orasi Sang “Predator Koruptor” Membelah Angkasa
    Suasana semakin memanas saat Wapres LIRA, Syamsudin, yang akrab dijuluki sebagai “Predator Koruptor” asal Probolinggo, naik ke atas mobil komando. Dengan suara menggelegar, ia menuding adanya desain sistematis untuk menutupi penyelewengan dana rakyat.

    Fokus utama tuntutan adalah Surat Edaran (SE) Nomor 118 Tahun 2019. Menurut Syamsudin, aturan ini adalah “pasal busuk” yang sengaja diciptakan sebagai perisai bagi para mafia hibah.

    “Surat Edaran ini melarang adanya monitoring dan evaluasi di lapangan! Ini jelas bertentangan dengan Pergub Nomor 134 Tahun 2018. Kami duga kuat, SE ini adalah modus operandi atau niat jahat agar dana hibah bisa dikorupsi secara berjamaah tanpa pengawasan!” tegas Syamsudin dengan nada lantang di hadapan massa.

    Satu Rahim Perjuangan: LIRA dan Madas Nusantara
    Ketua DPW Madas Nusantara Jawa Timur, H. Romlan, yang hadir mendampingi Gubernur LIRA Jatim, H. Samsudin, menegaskan soliditas mereka. Meski berbeda bendera, keduanya bergerak dalam satu komando di bawah kepemimpinan nasional H. HM. Jusuf Rizal.

    “Kami lahir dari rahim yang sama. Di mana ada LIRA, di situ ada Madas Nusantara. Kami hadir untuk memastikan uang rakyat, keringat rakyat, tidak lari ke kantong para koruptor,” ujar H. Romlan.

    Kekecewaan di Ruang Audiensi
    Perwakilan aksi sempat diterima oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melakukan audiensi dan menyerahkan dokumen kronologi dugaan korupsi dana hibah. Namun, pertemuan tersebut berakhir buntu dan mengecewakan.

    Pihak Pemprov dianggap tidak mampu menunjukkan komitmen untuk mencabut aturan yang menghalangi transparansi tersebut. “Mereka tidak bisa menunjukkan surat pencabutan aturan yang melarang monitoring dana hibah. Ini membuktikan ada yang ditutup-tutupi!” ungkap H. Samsudin usai keluar dari gedung.

    Soroti Ketidakhadiran Gubernur di Persidangan
    Dalam orasinya, Syamsudin juga menyentil keras ketidakhadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat dipanggil sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan dalam kasus dugaan korupsi dana hibah beberapa waktu lalu.

    “Pejabat publik harus memberikan teladan. Mangkir dari panggilan hukum adalah bentuk pembangkangan terhadap negara! Kalian dibayar oleh uang rakyat, melayani rakyat, bukan malah menghindar saat dimintai pertanggungjawaban,” serunya disambut sorakan setuju dari ratusan peserta aksi.

    Tuntutan Utama Aksi:
    Cabut Segera SE Nomor 118 Tahun 2019 yang melarang monitoring dan evaluasi dana hibah di lapangan.

    Bongkar Mafia Hibah hingga ke akar-akarnya, termasuk keterlibatan oknum anggota DPRD Jatim.

    Wujudkan Jawa Timur Bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme demi kesejahteraan rakyat.

    Aksi berakhir dengan tertib namun massa mengancam akan kembali dengan jumlah yang lebih besar jika tuntutan mereka untuk transparansi dan pencabutan aturan “titipan” tersebut tidak segera dipenuhi.

    Ipul Jatim/LIMBAD)

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Email
    Hermansyah Rasyid

    Pos Terkait

    Pantau Arus Mudik, Kapolres Pasuruan Tekankan Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis

    20 Maret 2026

    Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

    18 Maret 2026

    Tak Mau Ada Celah, Kapolres Pasuruan Cek Langsung Kesiapan Pos Mudik

    18 Maret 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Posting Terbaru

    Diduga Bawa Lari Seorang Ibu dan Dua Anak, Pria Asal Lumajang Dilaporkan Keluarga Korban

    4 Desember 2025142

    Oknum Ketua “Recehan” salah satu Organisasi, jadi backing Kepala Sekolah yang di duga bermasalah

    16 Maret 202691

    DIDUGA , Praktek Tidak Kantongi Izin Resmi

    8 Desember 202591

    Diduga Memberatkan, Pungutan SMPN 6 Ponorogo Buat Wali Murid Berderet Memohon Keringanan

    23 November 202582

    Tergugat Sampaikan Kesimpulan, Bongkar Fakta Berat di Persidangan*

    16 November 202582

    Rekan Sejawat Dokter Astra Tegaskan Dukungan Penuh dan Dorong Polda Jateng Segera Naikkan Kasus ke Tahap Penyidikan*

    6 November 202576
    Headline
    CEK FAKTA

    Pantau Arus Mudik, Kapolres Pasuruan Tekankan Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis

    By Hermansyah Rasyid20 Maret 20262

    Media onlaine pilarpos, id PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menekankan pentingnya kewaspadaan…

    Kepala Desa Tambak Rejo H Sutrisno Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Idhul Fitri 1447H 2026

    18 Maret 2026

    Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

    18 Maret 2026

    Tak Mau Ada Celah, Kapolres Pasuruan Cek Langsung Kesiapan Pos Mudik

    18 Maret 2026

    Satresnarkoba Polres Pasuruan Sita Ratusan Gram Sabu dalam Ops Pekat Semeru 2026

    18 Maret 2026

    Kawal LHP Ombudsman, Imam Syafii Desak Inspektorat Sidoarjo Audit Investigatif Oknum Pejabat yang Terlibat Pembiaran Bangunan PT

    18 Maret 2026
    Tentang Tiga Pilar Pos
    Tentang Tiga Pilar Pos

    Pilar Informasi Terpercaya Anda, Menopang Kebenaran, Mengungkap Fakta.

    REDAKSI

    Email kami:
    inkaayusuhartini@gmail.com
    hermansyahrasyid4@gmail.com

    Contact:
    0895632190642
    085658622133

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Berita Pilihan

    Pantau Arus Mudik, Kapolres Pasuruan Tekankan Kewaspadaan dan Pelayanan Humanis

    20 Maret 2026

    Kepala Desa Tambak Rejo H Sutrisno Beserta Jajaran Ucapkan Selamat Idhul Fitri 1447H 2026

    18 Maret 2026

    Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

    18 Maret 2026
    Paling Populer

    Diduga Bawa Lari Seorang Ibu dan Dua Anak, Pria Asal Lumajang Dilaporkan Keluarga Korban

    4 Desember 2025142

    Oknum Ketua “Recehan” salah satu Organisasi, jadi backing Kepala Sekolah yang di duga bermasalah

    16 Maret 202691

    DIDUGA , Praktek Tidak Kantongi Izin Resmi

    8 Desember 202591
    © 2026 Tiga Pilar Pos. Designed by Dona.
    • HOME
    • POLITIK
    • HEADLINE
    • CEK FAKTA
    • PEMERINTAH

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.