Media onlaine tigapilarpis, id

Mitra polri

**PRIGEN, PASURUAN** Momentum Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76 menjadi tonggak sejarah baru bagi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Bangil. Bertempat di Hotel Royal Senyiur, Prigen, pada Minggu (25/04/2026), peringatan ini tidak hanya digelar sebagai seremonial tahunan, tetapi juga menjadi ajang penguatan peran strategis organisasi melalui langkah nyata advokasi hukum dan sosial.

Salah satu agenda paling krusial dalam acara bertajuk “Inaugurasi Harlah ke-76″ ini adalah penandatanganan *Memorandum of Understanding (MoU)* atau Perjanjian Kerjasama antara PC Fatayat NU Bangil dengan PC LBH Ansor Bangil.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh *Ketua PC LBH Ansor Bangil, H. Akhmad Soim, S.H., M.H.*, bersama *Ketua PC Fatayat NU Bangil, Arofah, S.Hum, M.Pd.*Prosesi ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan LBH Ansor, di antaranya Wakil Ketua Ernawati, S.H., M.H.* dan *Edi Purnama Saputra, S.H., M.H.* beserta rekan sejawat lainnya.
Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan kader, memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak, serta memberikan bantuan hukum baik litigasi maupun non-litigasi.
> Hukum dibuat bukan untuk dilanggar, tapi untuk keadilan bagi masyarakat. Sinergi ini diperlukan untuk memastikan Fatayat memiliki peran kuat dalam advokasi sosial kemasyarakatan,” tegas Ernawati, S.H., M.H.

Ketua PC Fatayat NU Bangil, *Arofah, S.Hum, M.Pd.* dalam sambutannya mengajak ribuan kader yang hadir untuk menjadikan momentum ini sebagai ruang refleksi mendalam. Dengan tema besar , ia menekankan bahwa usia 76 tahun harus dimaknai dengan aksi nyata.
Sebagai bukti nyata, Fatayat NU Bangil resmi meluncurkan *LKP3A (Layanan Konsultan Keluarga dan Layanan Hukum)* melalui program unggulan *”Ruling: Ruang Konseling”**. Program ini hadir sebagai solusi bagi permasalahan keluarga dan perlindungan
“Kita tidak sekadar memperingati angka, akan tetapi menata ulang Fatayat NU. Kami tidak bisa berdiri sendiri, perlu kolaborasi agar Fatayat benar-benar hadir sebagai pelindung bagi masyarakat,” ujar Arofah penuh semangat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
*Ketua DPRD Pasuruan*
*Ketua PCNU Bangil, Drs. Eddy Supriyanto, M.M.*
*Rektor UNUBA, Dr. Hj. Minhah Makhzuniyah, M.Pd.*
* Dewan Pembina dan perwakilan Badan Otonom (Banom) NU.
Ketua DPRD Pasuruan dalam arahannya menekankan pentingnya *keikhlasan dalam berkhidmat*. Ia mengingatkan agar seluruh aktivitas organisasi diniatkan untuk mencari keberkahan para *muassis* (pendiri) Nahdlatul Ulama.
“Fatayat jangan berkecil hati, kegiatan Anda pasti ditopang. Kita semua ingin diakui sebagai santri Mbah Hasyim Asy’ari,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PCNU Bangil, **Drs. Eddy Supriyanto, M.M.**, menyoroti pentingnya adaptasi digital. Beliau mengimbau kader Fatayat untuk menguasai media sosial, termasuk platform , sebagai sarana dakwah dan publikasi kegiatan organisasi.
“Barang siapa menguasai media sosial, maka ia menguasai dunia,” tuturnya.

Di bawah koordinasi Sekretaris **Helmi Sudiono Fauzan, S.Pd. dan Bendahara Widia Sofa* acara ini dikemas secara efisien dengan prinsip Agenda Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Inaugurasi, dan Harlah disatukan dalam satu rangkaian yang produktif.
Suasana semakin semarak dengan penampilan seni dari enam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU. Mulai dari tari tradisional, lantunan sholawat, seni rebana, hingga drama musikal ditampilkan dengan apik, menunjukkan betapa kreatif dan multitalentanya kader-kader Fatayat NU Bangil.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama, mempertegas komitmen kolektif bahwa Fatayat NU Bangil siap melangkah lebih jauh untuk menjadi organisasi yang mandiri, peka hukum, dan bermanfaat luas bagi umat.

SELAMAT HARLAH FATAYAT NU KE-76!
Terus Berdaya, Berdampak, dan Mendunia.

Red redaksi

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version