Media onlaine 3pilarpos,id
Mitra polri
SURABAYAPAGI.Com, Bima. Balai POM di Bima, Nusa Tenggara Barat kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan ekosistem sekolah yang sehat dan mandiri. Melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Keamanan Pangan Sekolah, Balai POM di Bima membekali para siswa untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan pangan, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di SMPN 2 Kota Bima ini merupakan bagian integral dari Program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026. Sebanyak empat kader terpilih yang berasal dari MAN 2 Kota Bima dan SMPN 2 Kota Bima mengikuti pelatihan intensif ini untuk dipersiapkan sebagai penggerak edukasi bagi warga sekolah.
Kepala SMPN 2 Bima H.Muhammad Abidin, S.Pd. mengapresiasi, ”Luar biasa” katanya. ”Kegiatan Bimtek Keamanan Pangan ini adalah langkah strategis sekolah dalam menjamin kesehatan seluruh warga sekolah. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai standar gizi dan kebersihan, kita tidak hanya menyediakan makanan, tapi juga investasi kesehatan bagi masa depan siswa.” pungkasnya.
Edukasi Interaktif dan Penguatan Peran Kader Pelaksanaan Bimtek berlangsung dinamis dengan metode pemaparan materi dan diskusi dua arah oleh Tim Ahli Balai POM di Bima. Beberapa poin krusial yang dibedah dalam pertemuan tersebut meliputi:
1. Kebijakan Program: Pemahaman mendalam mengenai alur pembudayaan keamanan pangan di lingkungan pendidikan.
2. 5 (Lima) Kunci Keamanan Pangan: Teknis dasar memilih, mengolah, dan menyajikan pangan agar bebas dari cemaran berbahaya.
3. Literasi Gizi: Edukasi mengenai asupan nutrisi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda.
4. Manajemen Kader: Penguatan peran strategis kader sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan sekolah.
Membangun Budaya Pangan Aman Secara Mandiri
Selain membekali aspek kognitif, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif terhadap risiko pangan yang tidak memenuhi syarat keamanan. Para kader yang telah dilatih diharapkan mampu menjadi contoh nyata (role model) dalam mengampanyekan perilaku konsumsi pangan aman kepada teman sebaya.
Balai POM di Bima menekankan bahwa keterlibatan aktif kader adalah kunci keberlanjutan program. Dengan adanya kader yang mumpuni, sekolah diharapkan mampu menerapkan budaya keamanan pangan secara mandiri tanpa ketergantungan penuh pada pihak luar.
Investasi Kualitas Generasi Muda
Melalui sinergi pendidikan dan pengawasan ini, terciptanya sekolah dengan budaya pangan sehat diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas kesehatan generasi muda di Kota Bima. Semangat “Pangan Aman, Generasi Hebat” menjadi nafas utama dalam setiap sesi bimbingan yang diberikan.
Kepala Balai POM di Bima, Adjis Sandjaya, S.Si. mengatakan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Keamanan Pangan Sekolah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader keamanan sekolah untuk secara mandiri mengawasi, menjamin, dan menciptakan keamanan pangan di lingkungan sekolah. “Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga lingkungan dimana pola konsumsi anak bangsa dibentuk. Oleh karena itu, membudayakan keamanan pangan di lingkungan sekolah menjadi langkah preventif yang krusial untuk melindungi siswa dari risiko kesehatan akibat pangan yang tidak memenuhi syarat.”
Kegiatan ini diakhiri dengan rencana tindak lanjut berupa aksi sosialisasi mandiri oleh para kader di pangkalan sekolah masing-masing guna memastikan pesan keamanan pangan tersampaikan hingga ke akar rumput.
(Wda/Hik)


