Media onlaine tigapilarpos,id

Mitra TNI & POLRI RI

PASURUAN.   Komitmen Pemkab Pasuruan menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel kembali ditegaskan lewat pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Pembahasan berlangsung dalam Rapat Dengar Pendapat DPRD Kabupaten Pasuruan di Ruang Rapat Paripurna, Rabu (17/6/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Samsul Hidayat bersama tiga wakil ketua dan dihadiri seluruh jajaran Pemkab Pasuruan.

Bupati Pasuruan H. Rusdi Sutejo dalam pemaparannya menyebut kinerja keuangan 2025 cukup solid. Dari target pendapatan Rp4,096 triliun, realisasinya mencapai Rp4,075 triliun atau 99,48%. Selisih Rp21,4 miliar disebutnya dipengaruhi belum maksimalnya transfer dari pusat dan provinsi.

“Pencapaian ini menunjukkan kemampuan fiskal daerah tetap terjaga. Optimalisasi pendapatan terus dilakukan agar pembangunan sesuai harapan masyarakat,” ujar Mas Rusdi.

Dari sisi belanja, Pemkab merealisasikan Rp4,022 triliun dari pagu Rp4,345 triliun, atau 92,57%. Program prioritas seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi dinilai berjalan sesuai rencana.

Pemkab juga mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran/SiLPA Rp323,07 miliar. Angka itu berasal dari efisiensi kegiatan dan program yang tidak terserap penuh, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Mas Rusdi menegaskan, laporan pertanggungjawaban APBD bukan hanya kewajiban administratif, tapi bentuk akuntabilitas Pemkab kepada masyarakat atas pengelolaan keuangan daerah.

RED HER

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version