Media cetak dan onlaine pilarpos, id
PASURUAN – SMP Negeri 2 Nguling terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi seluruh warga sekolah. Tidak hanya fokus pada keindahan fisik lingkungan, sekolah ini kini tengah gencar menerapkan delapan pilar budaya disiplin untuk membentuk karakter siswa dan tenaga pendidik yang berintegritas.
Meneladani Konsep “Taman Siswa” Ki Hajar Dewantara
Suasana di SMP Negeri 2 Nguling tampak berbeda. Begitu memasuki gerbang sekolah, pengunjung akan disuguhi pemandangan lingkungan yang sangat bersih dan rindang. Pepohonan hijau yang tertata rapi menciptakan kesan taman pendidikan yang asri dan sejuk.
Konsep ini sengaja diusung dengan merujuk pada pemikiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yaitu konsep Taman Siswa. Tujuannya sangat mulia: agar Bapak/Ibu guru serta seluruh siswa-siswi merasa lebih kerasan (betah) dan nyaman berada di lingkungan sekolah selama ⁷proses belajar mengajar berlangsung.
Guna mengimbangi lingkungan yang sudah asri, pihak sekolah menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai napas utama kegiatan sehari-hari. Terdapat delapan poin utama yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga SMP Negeri 2 Nguling: diantaranya
* Datang Tepat Waktu: Membiasakan diri menghargai waktu sejak dini.
* Isi Daftar Hadir: Tertib administrasi sebagai bentuk tanggung jawab.
* Segera Laksanakan Tugas: Menghindari penundaan pekerjaan agar hasil maksimal.
* Izin Bila Tidak Masuk: Menjaga komunikasi dan etika profesionalitas.
* Patuhi Semua Peraturan: Menjunjung tinggi tata tertib sekolah tanpa terkecuali.
* Laporkan Hasil Kerja: Bentuk transparansi dan akuntabilitas setelah menyelesaikan tugas.
* Instruksi Segera Dilakukan: Menunjukkan responsivitas terhadap arahan pendidikan.
* Norma-Norma Jangan Dilanggar: Menjaga sopan santun dan nilai moral di lingkungan sekolah.
koordinasi, pada hari Selasa (07/01), Kepala SMP Negeri 2 Nguling tidak dapat ditemui di area sekolah. Hal ini dikarenakan beliau sedang melaksanakan tugas luar yang tidak dapat ditinggalkan. Segala urusan administrasi yang bersifat mendesak untuk sementara dikoordinasikan melalui wakil kepala sekolah atau staf terkait.
Diharapkan dengan perpaduan lingkungan yang asri dan penerapan budaya disiplin yang ketat, SMP Negeri 2 Nguling dapat mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam budi pekerti.
Red herman

