media onlaine 3pilarpos,id

Mitra polri

*Lapas Sidoarjo Gelar Apel & Ikrar Bersama: Perang Total Terhadap HALINAR dan Perkuat Sinergi Aparat Penegak Hukum**
*,SIDOARJO*, Dalam upaya menciptakan lingkungan peradilan yang bersih dan berintegritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo menggelar kegiatan *Apel dan Ikrar Bersama “Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan HALINAR) pada Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman utama Lapas Sidoarjo ini bukan sekadar rutinitas, melainkan manifestasi nyata dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dan Kantor Wilayah Kemenimipas Jawa Timur. Langkah ini diambil guna memperketat pengawasan dan memastikan stabilitas keamanan serta ketertiban di dalam lapas.
*Sinergitas Lintas Sektoral dan Transparansi Publik*
Ada yang berbeda dalam gelaran kali ini. Lapas Sidoarjo tidak bergerak sendirian; mereka menggandeng berbagai unsur eksternal guna menunjukkan transparansi kerja kepada publik. Kehadiran jajaran *TNI, POLRI, stakeholder terkait, serta tokoh masyarakat* mempertegas bahwa pemberantasan HALINAR memerlukan kolaborasi kolektif.
“Keterlibatan unsur eksternal adalah bukti bahwa kami membuka diri untuk diawasi. Sinergitas ini krusial agar pemberantasan praktik ilegal di dalam lapas dapat berjalan objektif dan tuntas,” ungkap perwakilan instansi dalam sela-sela kegiatan.
Ikrar Integritas: Komitmen Tanpa Toleransi
Puncak acara ditandai dengan pembacaan naskah ikrar resmi oleh seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Dalam naskah tersebut, seluruh jajaran berkomitmen untuk:
1. Menjaga integritas moral dan profesionalisme dalam bertugas.
2. Meningkatkan intensitas pengawasan rutin di seluruh lini.
3. Bersedia menerima sanksi tegas, termasuk tindakan disiplin berat, apabila terbukti terlibat dalam peredaran narkoba, penyelundupan handphone, maupun praktik penipuan.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, dalam amanatnya, memberikan peringatan keras kepada seluruh staf agar tidak main-main dengan sumpah yang telah diucapkan.
> *”Komitmen pemberantasan HALINAR ini bukan sekadar seremonial atau pajangan di atas kertas. Ini adalah langkah nyata untuk menjaga marwah institusi. Tidak ada tempat bagi oknum yang mencoba mencoreng nama baik pemasyarakatan. Tidak ada toleransi, zero tolerance untuk narkoba dan penipuan!”* tegas Kalapas.
>

Menindaklanjuti ikrar yang baru saja diucapkan, tim gabungan langsung bergerak melakukan *razia besar-besaran (penggeledahan)* di blok hunian warga binaan. Petugas menyisir setiap sudut kamar untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang luput dari pemeriksaan.
Selain tindakan represif berupa razia, Lapas Sidoarjo juga mengedepankan pendekatan preventif melalui:
Sosialisasi Bahaya Narkoba: Memberikan edukasi berkelanjutan bagi warga binaan mengenai dampak buruk narkotika.
* Memperketat SOP penggeledahan barang dan badan di pintu utama (P2U).
#
Melalui semangat *Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak Lapas Kelas IIA Sidoarjo bertekad untuk terus bertransformasi. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap potret pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan profesional.
Dengan lingkungan yang bebas dari gangguan keamanan, program pembinaan bagi warga binaan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sehingga saat bebas nanti, mereka benar-benar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Red.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version