TigaPilatPos, id Mitra TNI & POLRI
SIDOARJO – Gelombang unjuk rasa pekerja yang tergabung dalam SPDT FSPMI Kabupaten Sidoarjo di depan PT Borwita Citra Prima memanas. Dimulai sejak Rabu (19/8/2026), massa aksi menegaskan tidak akan membubarkan diri dan siap memperpanjang demonstasi hingga pekan depan sampai aksi mogok kerja resmi dilaksanakan.
Perpanjangan aksi ini berjalan beriringan dengan finalisasi berkas dan kelengkapan administrasi mogok kerja agar selaras dengan ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Kemarahan massa sempat memuncak pada Kamis (20/8/2026) sore hingga berujung pada aksi penutupan Jalan Raya Taman, Sidoarjo. Selain menggelar aksi di lapangan, serikat buruh juga menempuh jalur hukum dengan melaporkan PT Borwita Citra Prima ke Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Jawa Timur atas dugaan pelanggaran regulasi kerja.
Poin-Poin Tuntutan Buruh:
* Penyesuaian Upah UMSK: Menuntut standar gaji disesuaikan dengan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota.
* Pelunasan Tunggakan Upah: Meminta pembayaran penuh atas selisih kekurangan upah UMSK dari periode sebelumnya.
* Upah Lembur: Pelunasan hak atas kelebihan jam kerja anggota yang belum dibayarkan.
* Reintegrasi 20 Pekerja: Mengembalikan 20 anggota SPDT FSPMI yang terdampak ke posisi dan jabatan mereka semula.
Sebelum aksi penutupan jalan terjadi, mediasi independen telah digelar di kantor Disnakertrans Jatim. Pertemuan tersebut melibatkan manajemen PT Borwita Citra Prima, dua perusahaan penyedia jasa alih daya (PT Mitra Rajawali Perkasa dan PT Valdo), serta perwakilan buruh yang didampingi Denny Nobel (Ketua PC SPDT FSPMI Sidoarjo) dan Achmad Chikam (Sekretaris). Sayangnya, perundingan tanpa mediator resmi Disnakertrans tersebut berakhir tanpa kesepakatan (deadlock).
Sekretaris PC SPDT FSPMI Sidoarjo, Achmad Chikam, menyatakan bahwa aksi jalanan dan rencana mogok kerja sah merupakan langkah tak terelakkan akibat sikap tertutup manajemen.
> “Aksi pemblokiran jalan kemarin adalah bentuk ketidakpuasan kami atas sikap perusahaan. Kami pastikan demonstrasi berlanjut hingga minggu depan. Saat ini kami sedang melengkapi seluruh syarat formal pemberitahuan mogok kerja. Begitu dokumen siap dan sesuai hukum, mogok kerja total di PT Borwita Citra Prima langsung kami jalankan,” ujar Achmad Chikam.
>
FSPMI Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus bertahan hingga seluruh hak normatif buruh dipenuhi dan 20 rekannya dipekerjakan kembali.
RED HER

